Nusatracking Raih Penghargaan IdenTIK 2019

0
139

Kementrian Komunikasi dan Informatika kembali memberikan penghargaan Indonesia Entrepreneur Teknologi Informasi dan Komunikasi (idenTIK) 2019. Setelah melalui serangkaian proses sejak 1 April 2019, dewan juri memutuskan Nusatracking sebagai salah satu penerima penghargaan IdenTIK 2019.

Nusatracking adalah perusahaan start up yang mengembangkan sistem monitoring mesin pabrik pada industri berbasis web dan android. Dengan memanfaatkan sensor (arduino) sebagai trigger untuk mengetahui kinerja mesin secara real-time. Sensor yang dipasang disetiap bagian mesin di pabrik akan mengirimkan proses pekerjan secara konstan ke sistem.Artinya, pelaku industri bisa mendapatkan informasi dan data yang selalu update dan real-time

Dengan teknologi ini, pelaku industri akan dengan mudah mengetahui jika terjadi masalah pada mesin baik berupa kesalahan perhitungan berat bahan, lamaproses kerja pada mesin yang tidak wajar, maupunmesin yang berhenti secara mendadak, sehingga sistem otomatis mengirim alert atau notifikasi pada smartphone yang dapat diakses manajer maupun pemilik pabrik. Walhasil, kerugian bisa diminimialisir dan penyebab penurunan hasil produksi bisa langsung diketahui.

Diraihnya penghargaan ini tentu bisa memacu bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi ini untuk lebih bersemangat dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi para pelanggan dan mitra bisnis dengan segmentasi pasarmanufaktur dan UMKM.

Nusatracking merupakan kolaborasi antara PT. Orion Solusi Teknologi dan PT. Dissindo Pratama (http://dissindo.com/) dalam penyediaan layanan sistem monitoring yang dibundling dengan perangkat keras sensor dengan harga yang terjangkau untuk industri UMKM. Kerjasama ini sudah berjalan selama kurang lebih 6 bulan dan telah digunakan oleh PT. Mitra Mortar Indonesia (http://mortarindonesia.com/) untuk melakukan monitoring terhadap proses produksi semen di pabriknya. Setelah menggunakan nusatracking selama 3 bulan, perusahaan tersebut mengalami kenaikan jumlah produksi sebesar 20-25% dan dapat meminimalisir kerugian yang telah dialami sebelumnya.

Lailul Rahmannia, Direktur Utama PT. Orion Solusi Teknologi

“IdenTIK cukup menarik untuk diikuti, karena disini karya yang terpilihdiseleksi ketat oleh juri. Orientasi juri juga bukan hanya berhenti pada tahap seleksi nasional, tapi juga sampai ke tingkat asean di ajang AICTA. Di kompetisi IdenTIK juga kita dapat banyak masukan dan kritik untuk mengembangkan karya lebih baik lagi,” tutur Lailul Rahmannia, Direktur Utama PT. Orion Solusi Teknologi (https://orionsolusiteknologi.co.id/)

Nusatrackingadalah satu dari18 karya terbaikkategori Private Sector yang terseleksi dari 196 karya dari berbagai kota di Indonesia.Karya terbaik dari dari masing-masing kategori nantinya akan mewakili Indonesia untuk didaftarkan di AICTA 2019.Para peraih penghargaan akan dimasukkan kedalam repository Hub Digital (www.hubdigital.id) yang nantinya dapat dibantu untuk memperluas jangkauan manfaat karya atau produk melalui kolaborasi kementrian/lembaga, Pemda dan Sektor Swasta serta Komunitas.

“Besar harapan kami karya Indonesia mampu bersaing di level regional dan Internasional serta berkembang menjadi unicorn dan decacorn baru di Indonesia,” kata Slamet SantosoPlt. Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informatika.

Adapun dewan juri IdenTIK 2019 di antaranya Shita Laksmi (DIPLO Geneva Internet Platform), Yudho Gri Sucahyo (ISOC Indonesia Jakarta Chapter), Barry Simorangkir (Citra Optima), Eko K. Budiardjo (Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia), Didik Partono Rudiarto (Inixindo), dan Djarot Subiantoro (Aspiluki).Turut hadir dalam penyerahan penghargaan Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan, dan Plt. Direktur Pemberdayaan Informatika, Slamet Santoso.

Adapun 18 karya terbaik dalam 6 kategori sebagai berikut:

Private Sector :Wakuliner, Nusatracking, W House Indonesia

Digital Content :Tanah Airku, SlabGames, Desainco

Research and Development :AgriTronz, ATM Sehat, AIS Digital Scoring

Public Sector : Go-PLOONG, Siskia Pro Cantik, Sidekem

Startup Company :Sayurbox, GoPrint, Lyfe

Corporate Social Responsibilty :Tulibot, Darah Kita, GesturLinguistik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here